Sunday, November 4, 2012

Melihat Bekas Gudang Rudal Nuklir Uni Soviet


Share to:

Bekas kamp Soviet/ BBC
Komplek ini berada di tengah hutan. Di sana-sini bangunannya ambruk. Reruntuhan menumpuk di mana-mana. Ada pula yang dilalap tumbuhan liar. Yang masih berdiri pun, temboknya sudah kusam. Besi-besinya juga karatan. Seperti kota hantu. Menyeramkan.


Itulah kamp militer Uni Soviet yang dibangun di luar negaranya. Tepatnya di Brandenburg, Vogelsang, utara Berlin, Jerman Timur. Kompleks ini dibangun pada dekade 1950-an.

Di tempat ini, Soviet menempatkan sekitar 15.000 serdadu garnisun. Tempat ini dilengkapi teater, pertokoan, kantor, pusat kebugaran, dan sekolah. Meski demikian, tempat ini sangat tersembunyi. Rerimbunan hutan membuat mata-mata musuh sulit melakukan pengintaian. Meski menggunakan pesawat intai sekalipun.

Relief tentara Soviet/ BBC
Intelijen AS dan negara-negara Barat tak mudah mengumpulkan informasi tentang basis ini. Keterangan yang dikumpulkan sepotong-potong. Seperti puzzle. Namun, pada 1960, CIA mengeluarkan sebuah laporan. Isinya, dugaan bahwa tempat itu menjadi basis nuklir Uni Soviet.

Dugaan semakin kuat karena AS melihat adanya parade rudal yang diangkut dengan trailer pada Mei 1957 hingga 1960. Namun, mereka tak tahu ke mana rudal nuklir itu dibawa dan diarahkan.

Laporan-laporan CIA itu kemudian dilengkapi oleh intelijen Jerban Barat. Laporan tentang pergerakan militer di jalan dan rel kereta antara Polandia dengan Jerman Timur. Arak-arakan senjata pada 20 April 1959 pun terpetakan. Pada 9 September 1959, juga terlihat adanya pergerakan militer memasuki Frankfrut, Jerman Timur.

Plat tempat peluncur rudal/ BBC
Dari klu-klu itulah, CIA kemudian menyimpulkan bahwa kamp di tengah hutan di Jerman Timur itu sebagai basis peluncur rudal nuklir Soviet. Laporan CIA menyebut rudal di Jerman Timur itu merupakan upaya Soviet meningkatkan kemampuan menghadapi NATO.

Belakangan diketahui rudal-rudal tu dihadapkan ke sejumlah sasaran di Eropa Barat. Salah satunya London, Inggris. Jarak London dengan lokasi ini sekitar 1.000 kilometer. Sedangkan senjata pemusnah massal Uni Soviet ini punya jangkauan hingga 1.200 kilometer. Konon, rudal nuklir Soviet di sini kekuatan ledaknya 20 kali lipat dari nuklir AS yang diledakkan di Hiroshima, Jepang.

Dalam penelitian yang dipublikasikan di AS pada 2001, diketahui ada dua basis rudal nuklir Soviet. Selain di Vogelsang, Soviet juga membangun pangkalan di Fuerstenburg. Jarak kedua pangkalan ini 20 kilometer. Masing-masing memiliki enam rudal nuklir.
Relief Lenin/ BBC

Saat ini, tempat ini sudah tak dirawat. Ya seperti kota hantu tadi. Saat Tentara Merah meninggalkannya pada 1994, kawasan ini kembali dikuasai oleh tumbuhan-tumbuhan liar.

Namun, di tengah-tengah kompleks, masih bisa dilihat relief-relief yang menunjukkan tempat ini dulunya adalah kamp militer. Di salah satu tembok, terpahat sosok Lenin, pemimpin Soviet. Tampak pula tentara merah Soviet. Lengkap dengan tank. Tampak pula plat besi pada tanah. Plat itu didiuga sebagai landasan peluncur rudal nuklir. Sumber. Baca juga di sini.

No comments:

Post a Comment